Kamis, 19 Maret 2015
Memilih untuk Tidak Meminta
Jumat, 13 Maret 2015
RASA
Meski seharusnya tak pantas ada.
Hadir untuk menguji makna setia.
Jangan paksa aku dengan iba
Karena ku yakin tak akan bisa
Menatap sepasang mata yang berkaca.
Saat harus menggenggam luka.
Amuntai, 12 Maret 2013
Rabu, 25 Februari 2015
Selamat Ulang Tahun Kekasih
Meski saat ini ku tak disisimu. Namun izinkan tulisan ini mewakili hadirku.
Kekasih...
Seiring bertambahnya waktu,
Bertambah pula masa kebersamaan kita.
Hal terindah bagiku adalah ketika masih diberi kesempatan untuk hidup bersamamu.
Terimakasih untuk segala pengorbanan yang telah kau berikan.
Terimakasih untuk segala kesetiaan yang kau jalani
Terimakasih telah rela menerima segala keluh kesahku disaat aku ingin didengarkan
Terimakasih telah tulus menerimaku dengan segala kekurangan dan kelebihanku.
Harusnya banyak yang akan kau terima dariku atas segala yang kau berikan padaku.
Aku belum bisa memberimu istana yang megah.
Aku belum bisa memberimu mobil mewah
Aku belum bisa memberimu perhiasan yang indah.
Tapi aku masih punya cinta.
Ku masih punya setia
Kekasih...
Dalam bertambahnya usia
Ku berharap Allah masih mengizinkanku,
Menikmati keindahan senyummu
Merasakan kelembutan sikapmu
Merasakan nikmatnya masakan yang kau suguhkan sesederhana apapun.
Menikmati segelas teh/kopi di sela-sela kepenatanku
Menyaksikan setiap lambaian tanganmu ketika melepas pergiku.
Kekasih..
Ku tak berharap kau setenar wanita-wanita penakluk dunia.
Ku tak berharap kau sesempurna Cleopatra yang kecantikannya membius semua pria.
Ku ingin kau tetap menyentuhku dengan hangat ketika membangunkanku.
Ku ingin kau tetap menjadi ibu yang disayang dan dikagumi anak-anakku.
Ku ingin kau tetap menyertakanku dalam setiap doa-doamu.
Ku ingin kau tetap menjaga batas-batasmu sebagai wanita muslimah.
Ku ingin kau tetap setia mendengar segala cerita duka maupun bahagiaku.
Ku ingin kau menjadi bidadari surgaku kelak.
Ah.. begitu banyak yang kuminta darimu.
Sungguh tak sebanding dengan apa yang kau terima dariku.
Kekasih...
Di hari ulang tahunmu ini
Tak ada kado yang dapat kuberikan padamu.
Hanya seuntai do'a yang dapat terucapkan.
Semoga di usia yang tersisa, keberkahan dan kebahagiaan selalu menyertaimu.
SELAMAT ULANG TAHUN KEKASIHKU.
Sabtu, 24 Januari 2015
Kenapa
Sepertinya pertanyaan itu lebih layak ditujukan kepada kita, para suami dan orang tua yang membiarkan dan mengamini isteri dan anak-anak kita melanggar aturan Allah. Bukan hanya mengamini, kita bahkan mendukung, membiayai, menyuruh, mencontohkan, dan membiasakan mereka untuk selalu hidup di luar jalur aturan agama. Lihat saja, toko-toko yang menjual fashion minim kain lebih banyak diserbu pembeli ketimbang toko yang menjual busana muslimah.
Inilah pentingnya menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Saya yakin pertanyaan di atas tidak akan muncul kalau konsep tentang menutup aurat bagi muslimah belum ada di kepala anak. Berapa banyak waktu dan biaya yang kita gunakan dengan sengaja untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak kita? Sekarang coba hitung ulang, waktu dan biaya yang telah kita keluarkan dengan tidak sengaja untuk membiasakan anak durhaka kepada Allah. Misalnya dengan membelikan pakaian terbuka aurat, atau media (TV, Smartphone) yang bisa membahayakan anak kita kalau tidak dikontrol dengan baik. Dari sanalah mereka belajar pergaulan bebas, belajar kekerasan, belajar cara berpakaian dan lain sebagainya.
Dengan filter nilai agama saja kita dan anak-anak kita keteteran menghadapi gempuran berbagai informasi dan nilai-nilai yang masuk setiap detiknya. Apakah lagi tanpa pertahanan sedikit pun.
Memang ini bukanlah tugas yang mudah. Tapi ini adalah kewajiban kita. Ingin jadi apa anak-anak kita nanti, peran kita saat ini turut andil di dalamnya.


